Selasa, 11 Desember 2012

Ketua Umum FORMI Jatim Hadiri Lomba Perahu Galon Tradisional Se Jatim 2012


Penulis          : 
Biasworo Adisuyanto Aka

Lomba Perahu Galon Tradisional se Jawa Timur tahun 2012 dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengembangan Olahraga Rekreasi Dispora Provinsi Jawa Timur pada tanggal 09 Desember 2012 tepat puku 09.00 wib di Sungai Kalimas depan Taman Tugu Surabaya. Acara ini sempat tertunda kurang lebih selama 1 jam dari rencana semula. Sebagaimana jadwal acara, untuk acara pembukaan dimulai pada pukul 08.00 wib. Namun karena Kota Surabaya diguyur hujan deras sejak pukul 04.45 wib dan mulai mereda pada pukul 07.55 wib, maka kedatangan peserta juga mengalami keterlambatan. Hal ini tentunya berdampak mundurnya acara pembukaan dan dimulainya lomba perahu gallon tradisional se Jawa Timur tahun 2012 ini. Keterlambatan kehadiran peserta karena diakibatkan cuaca, maka panitia sangat memberikan toleransi pengunduran waktu pelaksanaan acara pembukaan, yaitu pada pukul 09.00 wib.

“Kami selaku panitia tidak akan memberikan sanksi diskualifikasi kepada peserta yang terlambat karena adanya hujan deras” kata Kartikawulan, sebagai ketua panitia pelaksana.”Toleransi ini tentunya kami berikan kepada peserta yang terlambat dalam batas waktu satu jam setelah hujan reda”, ”jadi toleransi satu jam ini kami berikan untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada peserta untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik”, “selebihnya, kami tidak akan memberikan toleransi lagi, artinya mereka yang belum mendaftar ulang dan ketika mendapat panggilan sebanyak tiga kali juga tidak hadir, tetap akan diberlakukan sanksi diskualifikasi.” Tambah Wulan sapaan sehari di tempat Kerjanya Dispora Provinsi Jawa Timur disela-sela kesibukannya memantau jalannya proses regrestasi peserta. Penundaan waktu merupakan hal yang biasa untuk jenis cabang olahraga perairan alam terbuka seperti pada kegiatan kali ini.

Walaupun sempat tertunda hampir satu jam, pelaksanaan Lomba Perahu Galon Tradisional Se Jawa Timur 2012, mulai dari acara pembukaan sampai dengan pelaksanaan lomba berjalan lancar dan tidak mengalami hambatan yang berarti. Acara Pembukaan dimulai pada pukul 09.00 wib, hadir sebagai undangan Pengurus Harian Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Jawa Timur, yaitu Ketua Umum, Drs. Suparman, M.Si., Ketua Harian, Ir. Hengky Widiyanto, Ketua BIdang Organisasi, Drs. Abd. Haris Ramadhan, MM, Sekretaris Umum, Ir. BIasworo Adisuyanto Aka. Undangan lainya yang hadir pada pelaksanaan Lomba Perahu Galon Trdisional Se Jawa Timur tahun 2012 adalah Ibu Kepala Seksi Olahraga Khsusus Dispora Kota Surabaya, Dra. Chuzaima mewakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surabaya.

“Kami salut dan sangat mendukung pelaksanaan Lomba Perahu Galon Tradisional 2012 yang digagas oleh Dispora Provinsi Jawa Timur, ini merupakan sebuah langkah yang sangat luar biasa dalam rangka memperkenalkan bentuk lain dari permainan olahraga tradisional yang belum dikenal masyarakat luas” kata Suparman, Ketua Umum FORMI Jawa Timur saat menunggu sebelum acara pembukaan dimulai. “Bentuk permainan tradisional yang diperkenalkan ini dapat menjadikan pilihan alternatif beberapa aktivitas olahraga rekreasi lainnya yang sudah berkembang di masyatakat”,”Saya yakin bahwa permainan olahraga tradisional ini menjadi pilihan yang sangat menarik dan akan menjadi kegemaran masyarakat untuk berkativitas di olahraga, hal ini akan berdampak kepada peningkatan partispasi masyarakat terhadap kegiatan olahraga” tambah Suparman.

Kahadiran Ketua Umum FORMI Jawa Timur ini disambut baik Kepala Dinas Kepemudan dan Keolahragaan Provinsi Jawa Timur yang dalam hal ini diwakili Kepala Bidang Pengembangan Olahraga Rekreasi, Drs. Kasdi. “FORMI sebagai satu-satunya wadah berhimpun komunitas olahraga rekreasi, tentunya akan menjadi mitra kerja Dispora Provinsi Jawa Timur dalam upaya mengem bangkan dan pembinaan olahraga di Jawa Timur” kata Kasdi saat melihat panitia teknis menyiapkan beberapa perahu gallon yang diturunkan ke permukaan air Kalima Mas Surabaya. Saat acara lomba dimulai, cuaca setempat dimana lokasi lomba berlangsung cukup baik dan hujan telah berhenti. Tepat pukul 09.10 wib setelah Kepala BIdang Pengembangan Olahraga Rekreasi Dispora Provinsi Jawa Timur usai memberikan kata sambutan, peserta pertama diberangkatkan dengan penekanan tombol sirine.


Proses pelaksanaan lomba berjalan dengan baik dan lancar, semua peserta sangat menikmati perlombaan ini dengan gembira. Peserta yang kalahpun tetap ceria dan sambil tertawa-tawa dengan melambaikan tangan kepada penonton. Pelaksanaan lomba berkahir pada pukul 16.00 wib dan dilanjutkan dengan perhitungan penilaian dewan juri untuk menentukan siapa-siapa yang pantas menjadi pemenang. Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Jawa Timur memberikan tidak hanya memberikan tropy dan piagam saja sebagai hadiah pemenang, tetapi juga memberikan uang pembinaan kepada masing-masing pemenang. Kategori “Speed” dengan peserta 5 orang yang mendapat sebagai juara I memperoleh uang pembinaan sebesar Rp. 2.500.000,-, pemenang kedua senilai Rp. 1.500.000,-, pemenang ketiga senilai Rp. 1.000.000,-, dan sebagai juara harapan senilai Rp. 750.000,-. Sedangkan untuk kategori “FUN” juga mendapat uang pembinaan untuk masing-masing pemenang dengan ketentuan sebagai juara I mendapat Rp. 1.500.000,-, juara II Rp. 1.000.000,-, juara III Rp. 750.000,-, dan harapan I medapat Rp. 500.000,-.


Kepala Bidang Pengembangan Olahraga Rekreasi Dispora Provinsi Jawa Timur dalam sambutan penutupan menyampaikan terima kasih kepada panitia teknis yang merupakan gabungan dari komunitas pencinta alam beberapa perguruan tinggi di Jawa Timur. Tanpa mereka, Lomba Perahu Galon Tradisional se Jawa Timur ini mungkin tidak akan berjalan sebaik ini. Selain tertata secara baik lomba demi lomba, peralatan yang dipergunakanpun sangat bagus dan tidak terjadi protes dari peserta yang berkepanjangan. Bentuk protes yang terjadi, semuanya dapat diselesaikan dengan baik, tanpa menimbulkan benturan fisik. Perundingan penyelesaian protes hanya berlangsung dalam sidang juri dengan tidak melibatkan Dispora Provinsi Jawa Timur sebagai penanggung jawab kegiatan.

UPP dilaksanakan setelah acara sambutan dan sekaligus penutupan acara, sebagai pemenang pada pelaksanaan Lomba Perahu Galon Tradisional Se Jawa Timur tahun 2012 ini adalah sebagai berikut :
Kategari Speed :
Juara           I      Regu EXPRES, dengan total waktu tercepat 02:19.04;
Juara           II     Regu UKAMADA, dengan total waktu tercepat 02:44.97
Juara           III    Regu KOMPENI, dengan total waktu tercepat 02:54.90
Juara Harapan Regu KUL KAL 1, dengan total waktu tercepat 02:55.33

Kategori FUN
Juara           I      Regu Perompak Mapara, dengan total waktu tercepat 04:28.71;
Juara           II     Regu Ghupatras II, dengan total waktu tercepat 04:44.08
Juara           III    Regu WER, dengan total waktu tercepat 05:51.46
Juara Harapan Regu Ghupatras 2, dengan total waktu tercepat 06:49.32

Surabaya, 11 Desember 2012

Dispora Jatim Menyelenggarakan Lomba Perahu Galon Tradisional Se Jawa Timur 2012


Penulis          : 
Biasworo Adisuyanto Aka


Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Jawa Timur telah menggelar “Lomba Perahu Galon Tradisional Se Jawa Timur 2012” pada tanggal 9 Desember 2012 di Sungai Kalimas, depan Taman Tugu Surabaya. Kegiatan ini diikuti 32 regu kategori “Speed” dan 30 regu kategori “Fun”. Lomba dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengembangan Olahraga Rekreasi Dispora Provinsi Jawa Timur mewakili Kepala Dispora Jawa Timur yang sedang mengikuti kegiatan Gubernur Jawa Timur “Fun Bike” di Kabupaten Tuban.

Kegiatan ini merupakan gelar even yang pertama oleh Dispora Jawa Timur, sebagai upaya melestarikan dan mengembangkan olahraga tradisional di masyarakat Jawa Timur. Harapan terselenggaranya kegiatan ini bukan hanya meningkatkan derajat kesehatan dan kebugaran masyarakat, akan tetapi lebih jauh lagi, yaitu berharap agar olahraga tradisional ini menjadi kebudayaaan yang membentuk cirri khas dan jati diri sebuah bangsa. Melalui kegiatan olahraga tradisional ini dapat berimplikasi pada kebangkitan budaya nasional yang tentunya dapat meningkatkan juga persatuan dan kesatuan bangsa.

Hadir pada acara pembukaan, secara lengkap pengurus Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Jawa Timur, yaitu Ketua Umum Drs. Suparman, M.,Si, Ketua Harian, Ir. Hengky Widiyanto, Ketua Bidang Organisasi, DRs. Abd. Haris Ramadhan, MM, dan Sekretaris Umum FORMI Jawa Timur, Ir. Biasworo Adisuyanto Aka, MM, serta tidak kalah pentingnya juga hadir di-tengah-tengah undangan Ibu Kepala Seksi Olahraga Khusus Bidang Pengembangan Olahraga Rekreasi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surabaya, Dra. Chuzaima mewakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Surabaya.

Olahraga tradisional merupakan bentuk aktivitas fisik yang dilakukan seseorang atau kelompok  masyarakat atas dasar warisan atau peninggalan leluhur. Peninggalan ini cenderung dalam bentuk permainan yang berkembang dan dipertahankan menjadi asset budaya. Terbentuknya permainan aktivitas fisik ini mempunyai tujuan mengisi waktu luang selepas melakukan aktivitas rutin dan menghilangkan kepenatan fisik. Pada akhirnya bentuk dari berbagai permainan aktivitas fisik ini berkembang dan memiliki aturan yang semakin jelas serta dapat diperlombakan. Penetapan aturan permainan ini juga sudah mengalami banyak perubahan dan penyesuaian. Sehingga, tidak seorang atlet yang punya persiapan matang saja yang dapat mengikuti lomba ini, tetapi masyarakat yang tidak terlatihpun dapat mengikuti lomba ini secara baik.
Berawal dari permainan suka ria, meluapkan suka cita dan kegembiraan di permukaan air. Perahu gallon tercipta dari sebuah permainan di atas sungai dengan menggunakan rakitan bambu, tujuannya hanya sekedar menghilangkan kejenuhan dan mengisi waktu kosong. Dengan menggunakan rakitan bambu ini, kita dapat terapung di atas air dan dapat menikmati lajunya perahu rakit bambu tersebut sambil menikmati pemandangan di sekitar sungai. Selain hanya sekedar menikmati pemandangan dari atas rakitan bamboo, alat ini juga dapat dipergunakan sebagai sarana membantu penyeberangan penduduk, dari sisi satu ke sisi seberang. Sebagai pengendali lajunya perahu rakitan bamboo ini adalah dengan mendorong sebuah bamboo panjang yang ditekan dan di dorong ke dasar sungai, sehingga perahu rakitan bambu tersebut dapat terdorong dan melaju kearah depan membawa beberapa penduduk.

Gagasan menjadikan perahu rakitan bambu ini menjadi sebuah permainan aktivitas fisik yang menarik dan diminati masyarakat, serta dapat dijadikan sebuah perlombaan. Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Jawa Timur mengemas dan mendisain sebuah perahu rakitan dari beberapa buah gallon sebagai alat pengapung perahu tersebut. Kemasan yang didisain secara baik dan memenuhi perhitungan daya apung untuk menopang beban berat lima orang di atasnya. Hal ini merupakan sebuah kemasan yang sangat menarik dan memenuhi kaidah persyaratan sebuah perlombaan. Pengembangan selanjutnya untuk kepentingan perlombaan, disusun sebuah aturan permainan perlombaan yang manarik dan tidak terlalu menyulitkan pemaian dalam mengendalikan perahu gallon tersebut.

Kondisi perahu yang didisain secara sederhana dan menggunakan bahan yang juga sangat sederhana, serta di dasari dari ide dan gagasan perahu rakit tempo dooloo, maka Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Provinsi Jawa Timur sebagai penggagas terciptanya perahu ini dengan sebutan “Perahu Galon Tradisional”. Walaupun bentuk dari peralatan apung ini tidak menyerupai perahu pada umumnya, tetapi manfaat peralatan ini hampir sama dengan fungsi yang dimiliki oleh sebuah perahu, maka tetap dipakai dengan perkataan “Perahu”. Sebutan “Galon” ditujukan kepada peralatan pendukung rakit tersebut dapat terapung dengan menggunakan beberapa botol plastik penampung air mineral dengan ukuran besar, dikalangan masyarakat botol tersebut sering disebut “Galon”. Oleh sebab itu, penggunakan kata “Galon” sebagai upaya member nama alat tersebut mudah diingat. Sedangkan sebutan “Tradisional” selain dilihat dari bentuk kemasan peralatan tersebut dibuat secara sederhana dan tidak menggunakan peralatan canggih, juga diilhami dari permainan tempo dulu.

Agar permainan perahu gallon trdisional ini dapat dijadikan sebuah perlombaan, maka disusun kategori perlombaan, persyaratan, dan aturan main secara baik serta bentuk kemasannyapun sudah didisain sesuai dengan ketentuan jenis kategorinya. Dispora Provinsi Jawa Timur menetapkan dua jenis kategori yang diperlombakan, yaitu kategori “Speed” dan kategori “Fun”. Masing-masing kategori mempunyai aturan perlombaan yang berbeda dan sangat menarik untuk meningkatkan pariwisata daerah.

“Lomba Perahu Galon Tradisional” akan menjadi kegiatan rutin setiap tahun sebagai upaya memberikan alternative pilihan kepada masyarakat untuk dapat berolahraga. Karena melalui aktivitas olahraga, akan dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran jasmani. Pada akhirnya apabila capaian kesehatan dan kebugaran jasmani ini meningkat, maka juga akan sangat berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas kerja dan peningkatan prestasi olahraga daerah dan nasional.